Produk PPK SMPN 1 Terbuka Kandanghaur
- Produk Sablon Pembuatan Piagam
- Produk Pembuatan Medali
- Produk Tata Boga
- Produk Tata Boga
- Produk Tata Busana
Alokasi Dana Kebudayaan bagi 50 Perguruan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengusulkan anggaran bagi 50 perguruan tinggi, masing-masing Rp 250 juta, untuk peningkatan kegiatan kebudayaan di setiap perguruan tinggi itu. Sasarannya, mengintegrasikan kebudayaan dan pendidikan.
”Selama ini, pusat-pusat kebudayaan di universitas sulit berkembang karena minim dana. Nantinya, tak hanya untuk membeli peralatan, tetapi juga mendukung penyelenggaraan aktivitas budaya,” kata Direktur Jenderal Kebudayaan Kacung Marijan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Selasa lalu.
Dana program itu diajukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2013. Jika dikabulkan DPR, program dapat dimulai tahun ini. Tahun lalu, kata Kacung, pihaknya merintis pemberian peralatan kesenian bagi 50 TK hingga SMA. Tahun ini, program serupa akan dilakukan lagi dengan pemberian kepada 2.400 sekolah.
”Ada tambahan 1.000 sekolah lagi sehingga total 3.400 sekolah yang akan menerima peralatan kesenian,” kata Kacung.
Terkait dana kebudayaan, perguruan tinggi yang berminat dapat mengajukan proposal. Rektor UNS Ravik Karsidi mengatakan, pihaknya berniat memanfaatkannya untuk Pusat Budaya Jawa atau Institut Javanologi. ”Kami memiliki sejumlah kegiatan yang butuh dana banyak. Kalau memang bisa diakses, tentu sangat bagus bagi pengembangan budaya Jawa,” katanya.
Menurut Kacung, program itu bagian dari upaya menjadikan kebudayaan sebagai arus utama pembangunan. Harapannya, masyarakat, terutama generasi muda, lebih mengapresiasi budaya sendiri dan membeli produk kreasi budaya bangsanya.
Mengutip data, Kacung mengatakan, di luar negeri, belanja produk kebudayaan mencapai 9 persen dari penghasilan, seperti untuk menonton atau membeli lukisan. Sementara di negara berkembang, termasuk Indonesia, 70 persen orang membeli produk kebudayaan yang merupakan produk asing. ”Kita kehilangan devisa yang besar karena tidak mandiri di bidang produksi kebudayaan,” kata Kacung
Kemendikbud Ingatkan Tiga Syarat Penyaluran Tunjangan Guru
Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Sumarna Surapranata mengingatkan agar penyaluran tunjangan guru harus memenuhi asas 3TA yakni tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat jumlah, juga akuntanbel. Read more »
Apapun Kurikulumnya, yang Penting Gurunya
Tujuan dari dirombaknya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) menjadi Kurikulum 2013 ini sebenarnya cukup baik yaitu untuk membangkitkan kemampuan nalar dan kreativitas anak didik secara merata. Pasalnya, selama ini kurikulum yang mampu memacu hal tersebut hanya dapat diperoleh di sekolah-sekolah tertentu saja. Read more »
Siswa Tangisi Mutasi Guru
INDRAMAYU – Puluhan orang tua siswa SDN Margadadi IV Kecamatan Indramayu menolak mutasi yang menimpa salah seorang guru yang juga wali kelas 3, Wasilah SPd. Para orang tua siswa siap berdialog dengan Dinas Pendidikan terkait proses pemutasian yang dinilainya tidak masuk akal. Read more »
Workshop Penyusunan Bahan Ajar Berbasis TIK
SMPN 1 dan Terbuka Kandanghaur tengah melaksanakan workshop penyusunan bahan ajar berbasis TIK bagi peserta didik baik reguler maupun Terbuka; mulai tanggal 11, 12 dan 18 Januari 2013. Kegiatan diikuti oleh Guru Bina dan Guru Pamong, serta karyawan.
Kemdikbud Jangan Lagi Ambil Kebijakan Inkonstitusional

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) ini menjadi peringatan keras bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) agar mengambil kebijakan yang sesuai dengan konstitusi dan tidak melanggar aspek pedagogis. Read more »
Ini Pertanyaan yang Dirindukan Para Guru

REPUBLIKA.CO.ID, PARUNG — Bagi praktisi pendidikan, Asep Sapa’at, hal yang dirindukan dari pelajar-pelajar Indonesia adalah keberanian untuk mengatakan “tidak” pada apa yang dikatakan gurunya.
Perkataan ini bukan diartikan sempit, tetapi lebih kepada penciptaan proses dialog antara guru dan pelajar. “Itu yang saya rindukan,” kata dia kepada ROL, Read more »
Bimbingan Teknis Guru SMPT Model Berbasis TIK
Direktorat Pembinaan SMP Ditjen Dikdas Kemendikbud tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis terhadap Guru SMP Terbuka Model Berbasis TIK. Kegiatan dimulai tanggal 4 sampai dengan 7 Desember 2012 di LPP Convention Yogyakarta. Peserta berjumlah 60 orang Guru Bina dan Guru Pamong, yang berasal dari SMPT Kandanghaur Indramayu Jawa Barat, SMPT 1 Malang Jawa Timur, SMPT Tangerang Selatan Banten, dan SMPT 1 Tengaran Semarang Jawa Tengah. Semoga kegiatan tersebut dapat miningkatkan kualitas layanan SMP Terbuka bagi para peserta didiknya, amin.
Diknas
Disdik Jabar
BSE
February 10th, 2013









